Amanah kekuasaan dalam islam

قَالَ : سَمِعْتُ رسول الله ( ، يقول : (( كُلُّكُمْ رَاعٍ ، وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتهِ : الإمَامُ رَاعٍ وَمَسؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ في أهلِهِ وَمَسؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ ، وَالمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ في بَيْتِ زَوْجِهَا وَمَسْؤُولَةٌ عَنْ رَعِيَّتِهَا ، وَالخَادِمُ رَاعٍ في مال سيِّدِهِ وَمَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ ، وَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَمَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ )) متفقٌ عَلَيْهِ
1. Dari Ibnu Umar RA. Dari Ibnu Umar RA. Saya mendengar Rasulullah SAW mengatakan : “ kalian semua adalah pemimpin dan kalian semua di mintai pertanggung jawaban atas apa yang kalian pimpin, seorang imam adalah pemimpin bagi rakyatnya dan ia di mintai pertanggung jawaban atas apa yang ia pimpin, seorang laki-laki adalah pemimpin bagi keluarganya dan ia di mintai pertanggung jawaban atas apa yang ia pimpin, seorang wanita adalah pemimpin di rumah suaminya dan ia di mintai pertanggung jawaban atas apa yang ia pimpin, seorang pembantu adalah Pemimpin harta majikannya dan ia dimintai pertanggung jawaban atas apa yang ia pimpin, kalian semua adalah pemimpin dan di mintai pertanggung jawaban atas apa yang kalian pimpin”. (HR. Muttafaqun alaih)
( ، قَالَ : سَمِعْتُ رسول الله ( ، يقول : (( مَا مِنْ عَبْدٍ يَستَرْعِيهِ اللهُ رَعِيَّةً ، يَمُوتُ يَوْمَ يَمُوتُ وَهُوَ غَاشٌّ لِرَعِيَّتِهِ ، إِلاَّ حَرَّمَ اللهُ عَلَيْهِ الجَنَّة )) متفقٌ عليه . وفي رواية : (( فَلَمْ يَحُطْهَا بِنُصْحِهِ لَمْ يَجِدْ رَائِحَةَ الجَنَّة )) .
وفي رواية لمسلم : (( مَا مِنْ أميرٍ يلي أمور المُسْلِمينَ ، ثُمَّ لا يَجْهَدُ لَهُمْ وَيَنْصَحُ لَهُمْ ، إِلاَّ لَمْ يَدْخُلْ مَعَهُمُ الْجَنَّةَ ))
2. Dari abi Ya’la ma’qil Bin Yasar RA. Beliau berkata : saya mendengar Rasulullah, beliau berkata : “tidak ada seorang hamba yang di angkat oleh Allah sebagai pemimpin dan ia mati dalam keadaan menipu kepada rakyatnya kecuali Allah telah mengharamkannya untuk masuk surga”. Dalam satu riwayat di jelaskan : dan ia tidak menjaga rakyatnya dengan menasihatnya maka ia tidak akan menemukan baunya surga”. Dan di jelaskan di dalam hadist yang di riwayatkan imam muslim : “tidak ada seorang pemimpin yang mengurusi urusannya orang muslim dan ia tidak sungguh-sungguh dan tidak menasihatinya kecuali ia tidak akan masuk surga bersamanya”.
: سَمِعْتُ رسول الله ( ، يقول في بيتي هَذَا : (( اللَّهُمَّ مَنْ وَلِيَ مِنْ أمْرِ أُمَّتِي شَيْئاً فَشَقَّ عَلَيْهِمْ ، فاشْقُقْ عَلَيْهِ ، وَمَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئاً فَرَفَقَ بِهِمْ ، فَارفُقْ بِهِ )) رواه مسلم .
3. Dari Ai’syah RA. Beliau mengatakan : saya mendengar Rasulullah SAW beliau mengatakan di rumah kami : “ya Allah barang siapa yang memimpin/mengurusi urusannya ummatku dan ia mempersulit/memberatkannya maka beratkanlah orang tersebut, dan siapa yang belas kasihan pada ummatku maka belas kasihanilah orang tersebut”. (HR. Muslim).
( : أنّه قَالَ لِمعاوية ( : سَمِعْتُ رسول الله ( ، يقول : (( مَنْ وَلاَّهُ اللهُ شَيْئاً مِنْ أُمُورِ المُسْلِمِينَ ، فَاحْتَجَبَ دُونَ حَاجَتِهِمْ وَخَلَّتِهِمْ وَفَقْرِهِمْ ، احْتَجَبَ اللهُ دُونَ حَاجَتِهِ وَخَلَّتِهِ وَفَقْرِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ )) فجعل معاوية رجلاً عَلَى حوائج النَّاسِ . رواه أَبُو داود والترمذي
4. Dari Abi Maryam Al Azdi RA. : sesungguhnya ia berkata kepada Mu’awiyah RA. Saya mendengar Rasulullah SAW beliau berkata : “barang siapa yang telah di beri kekuasaan oleh Allah untuk memimpin orang-orang muslim dan ia membuat halangan / menghalangi keinginan atau kebutuhan orang-orang muslim maka Allah akan membuat halangan / menghalangi keinginan / kebutuhan orang itu”. Maka muawiyah mengangkat seseorang untuk mengurusi kebutuhan manusia. (HR. Abu Dawut dan Tirmidi).
قَالَ : قَالَ رسولُ الله ( : (( إنَّ المُقْسِطِينَ عِنْدَ اللهِ عَلَى مَنَابِرَ مِنْ نُورٍ : الَّذِينَ يَعْدِلُونَ في حُكْمِهِمْ وأَهْلِيْهِم وَمَا وَلُوْا )) رواه مسلم
5. Dari Abdullah Bin Umar Bin Ash RA. Mengatakan : Rasulullah SAW berkata : “sesungguhnya orang-orang yang adil berada di sisi Allah di atas menara-menara yang terbuat dari cahaya. Yaitu orang-orang yang adil dalam hukumnya, adil pada keluarganya dan adil pada semua perkara yang menjadi tanggung jawabnya”. (HR. Imam Muslim).
( ، قَالَ : سَمِعْتُ رسولَ الله ( ، يقول : (( أهلُ الجَنَّةِ ثَلاَثَةٌ : ذُو سُلطانٍ مُقْسِطٌ مُوَفَّقٌ ، وَرَجُلٌ رَحيمٌ رَقِيقُ القَلْبِ لكُلِّ ذي قُرْبَى ومُسْلِمٍ ، وعَفِيفٌ مُتَعَفِّفٌ ذو عِيالٍ )) رواه مسلم .
6. Dari Iyadl Bin Himar RA. Beliau berkata : saya mendengar Rasulullah SAW beliau berkata : “ahli surga itu ada tiga, pertama pemimpin yang adil yang di beri petunjuk/hidayah oleh Allah, kedua seoarang laki-laki yang berbelas kasih dan lembut hatinya terhadap kerabat dan orang muslim lainnya, ketiga seseorang yang bisa menjaga dirinya dan martabatnya yang punya keluarga banyak”. (HR. Imam Muslim)

0 komentar:

Poskan Komentar