HIKMAH 1 Jangan mengandalkan amal ibadah Untuk masuk surga

KAJIAN KITAB AL HIKAM

Oleh: KH. A. Wafi Maimoen

Hikmah 1

مِنْ عَلاَ مَةِ اْلاِعْـتِــمَادِ عَلَى الْعَمَلِ، نُقْصَانُ الرَّجَاءِ عِنْدَ وُجُـودِ الزَّ لــَـلِ

Artinya:
"Di antara tanda-tanda orang yang  bersandar kepada amal-amalnya, adalah kurangnya ar-raja’ (rasa harap kepada rahmat Allah) ketika dia melakukan kesalahan."

*_Syarh:_*

Syekh Ibnu Atho'illah As Sakandary mengajak kita untuk tidak mengandalkan amal. Jangan sampai kita punya anggapan bahwasanya kita masuk surga dan mendapatkan pahala karena kita telah melakukan kewajiban dan menjauhi perkara yang diharamkan Allah. Karena apabila kita meyakini seperti ini, maka kita telah masuk dalam kekufuran. _Na'udzubillah min dzalik._ Sebab dengan keyakinan tersebut kita mengatakan bahwa shalat yang kita lakukan itu dengan kekuatan kita sendiri dan ibadah kita munculnya dari gerakan yang timbul dari kita sendiri, kitalah yang memiliki akan ibadah kita bukan Allah SWT.

Keyakinan yang semacam itu sangat bertentangan dengan kalimah suci yang diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada sahabatnya, _“Laa haula walaa quwwata illaa Billaah“_  (Tiada daya dan kekuatan, kecuali hanya milik Allah SWT).

_Ikhwani Rohiikumullah,_ hubungan amal yang kita lakukan dengan balasan Allah berupa surganya nanti seperti contoh dibawah ini:

Ada seorang ayah berkata kepada anaknya, "Wahai Anakku kalau engkau memberikan uang 50.000 kepada orang fakir, maka engkau akan aku beri hadiah. Kemudian Ayah tadi meletakkan uang di saku anaknya dengan tanpa sepengetahuan anaknya. Lalu anaknya menuruti perintah ayahnya, dan memberikan uang 50.000 kepada orang fakir dengan pengharapan akan mendapatkan hadiah dari ayahnya. Si Ayah senang dengan perlakuan anaknya ini, lalu berkata kepada anaknya, "Engkau telah
melakukan amal baik, maka engkau berhak mendapatkan hadiah yang besar."

Jelas sekali ini adalah pendidikan dari orang tua kepada anaknya. Ketika besar nanti, anaknya akan tahu bahwasanya itu adalah uang ayahnya, dan hadiah besar yang diberikan oleh ayahnya adalah bentuk motivasi supaya dia melakukan kebaikan. Inilah yang akan dikatakan oleh Allah kepada penduduk surga:

ادخلوا الجنة بما كنتم تعملون

"Masuklah kalian ke surga sebab amal yang kalian lakukan".

Wallahu A'lam

0 komentar:

Poskan Komentar