Hikmah 85

🕋 *KAJIAN KITAB AL HIKAM* 🕋

*_Oleh: KH. A. Wafi Maimoen_*

*Hikmah 85*

الطي الحقيقي أن تطوى مسافة الدنيا عنك حتى ترى الٱخرة أقرب اليك منها

*_Artinya_*
Keramat yang Hakiki itu bukan dilipat nya bumi akan tetapi keramat yang Hakiki adalah dilipatnya jarak dunia darimu sehingga kamu melihat akhirat lebih dekat dari pada dunia

*_Syarh:_*
sebagian orang senang dengan cerita-cerita yang aneh-aneh, sebagian mengatakan bahwasannya gurunya berangkat ke mekah dalam beberapa menit saja.
di sini Ibnu ata'illah as-sakandari memperingatkan bahwasanya keramat itu bukan melipat jarak di dunia ini karena Allah SWT menjadikan keanehan ini kepada makhluk-makhluk yang lain seperti burung, jin dan lain-lain dan ini bukan berarti mereka dekat dengan allah Ta'ala.
akan tetapi keramat yang menjadikan dia dekat dengan Allah ta'ala adalah ketika jarak antara hamba dan kematian itu sangat dekat walaupun jarak itu menurut nafsunya sangat panjang Karena dia masih muda dan gagah atau angan-angannya masih panjang.
akan tetapi orang yang mendapatkan keramat ini melihat kematian dan kehidupan setelah kematian itu sangat dekat Karena dia selalu memikirkannya, dia selalu memikirkan hari-hari yang dia akan mendapatkan Nikma berupa menjadi orang yang di khitobi oleh Allah ta'ala:
كلوا واشربوا هنيئا بما أسلفتم في الأيام الخالية
"Makanlah kalian minumlah dengan enak sebab amal yang kalian lakukan pada hari hari yang lalu di dunia".
dikarenakan sangat rindu nya dia akan surga ini maka mengecil lah jarak antara dia dan kematian sehingga sepertinya beberapa jam saja dia akan sampai kepada kematian dan dia akan masuk surganya Allah ta'ala.
diceritakan bahwasanya sahabat haris bin Malik Al Anshori ditanya oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam: "bagaimana keadaan mu pagi ini wahai harisah?. harisah: Saya telah menjadi seorang mukmin yang benar. Nabi  SAW: "Lihat apa yang kamu katakan.segala sesuatu itu mempunyai bukti apa bukti imanmu". haris : diriku telah menjauh dari dunia, maka saya selalu bergadang pada malam hari dan berpuasa pada siang hari sepertinya saya melihat Singgasana Tuhan ku, Sepertinya saya melihat Ahli Surga saling berziarah satu sama lainnya, Sepertinya saya melihat penduduk neraka bergelimpangan di dalamnya. Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam: " wahai haris.. kau telah ahli makrifat maka istiqomahkan lah". di satu riwayat nabi SAW: "engkau adalah hamba yang diberikan Nur di dalam hatinya oleh Allah Ta'ala".
di sini Allah memberikan kenikmatan kepada sahabat Haris dengan peng-lipatan yang di terangkan oleh Ibnu Athoillah assakandari dan disaksikan oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam ketika beliau mengatakan "engkau telah menjadi ahli makrifat, maka istiqomah-lah" atau "hamba yang diterangi hatinya oleh Allah ta'ala".

Wallahu A'lam Bisshowab

0 komentar:

Poskan Komentar